"Namun saya tidak bawa linggis. Pintu tak bisa dibuka, suara orang di dalam sudah tak terdengar, meninggal," ujarnya.
Menurut Sugiono, 5 korban tewas dalam insiden ini yakni suami-istri dan dua anaknya serta satu karyawan.
"Satu anaknya selamat karena sedang tidak di rumah, lagi pergi main futsal," katanya.
Sementara petugas piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Ari, menuturkan pihaknya sudah mengerahkan 20 mobil pemadam ke lokasi. Hasilnya api bisa dipadamkan lalu korban sudah dievakuasi. "Korban sudah dievakuasi, 5 orang," ucapnya.
(Khafid Mardiyansyah)