Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kontainer Minyak Terbakar di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Lakukan Pengusutan

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |12:59 WIB
Kontainer Minyak Terbakar di Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Lakukan Pengusutan
Kebakaran kontainer di terminal New Priok Container Terminal One (NPCT1).
A
A
A

JAKARTA — Sebuah kontainer berisi muatan bahan mudah terbakar dilaporkan hangus di New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jakarta Utara, pada Senin (21/9/2026). Peristiwa kebakaran yang melanda terminal peti kemas tersebut diduga berasal dari muatan minyak mentah di dalam kontainer.

Pihak kepolisian menyatakan telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan menerapkan status quo di area sekitar agar api tidak menyebar ke tempat lain.

"Lokasi TKP berada di Kade 820 Blok DG, terminal NPCT1. Api termonitor muncul dari dalam muatan salah satu kontainer sejak pukul 15.20 WIB dan berhasil dipadamkan pada pukul 16.45 WIB. Proses pemadaman api melibatkan 14 unit mobil damkar dari Pelindo, NPCT1, dan Pemkot Jakut," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).

Dalam peristiwa kebakaran ini, kata Pandu, beberapa isotank dan unit kontainer hangus terbakar.

"Sejauh ini terdapat 51 isotank dan 1 unit kontainer DG yang terbakar. Detail lebih lanjut masih dalam proses penyelidikan," ujar Pandu.

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mengusut penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Labfor untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ucap Pandu.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement