Menurut keterangan warga, setiap kali hujan deras air sungai meluap hingga area makam. "Kalau hujan deras ya begini, air sungai meluap ke area makam," kata Atim (55), pedagang singkong depan TPU Janti ditemui di lokasi, Selasa sore.
Atim menuturkan, tak adanya tembok penghalang antara sungai dan area makam menyebabkan banjir bisa terjadi. Ia menyebut, seharusnya pemerintah membuat tembok pembatas agar makam tak kebanjiran.
"Karena tidak ada tembok pembatas dengan sungai. Karena sungai selalu banjir ketika hujan deras. Kalau begini kasihan ahli waris pemilik makam," bebernya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang Ali Mulyanto mengungkapkan, setidaknya ada 18 titik genangan air akibat hujan deras yang terjadi hari ini. Khusus banjir di Jalan Raya Danau Toba, Sawojajar dan TPU Janti, Ali akan mengecek kondisi terkini.
"Kalau berdasarkan laporan ada 18 titik genangan air, untuk makam Janti coba kita akan cek ke lokasi," kata dia.
(Awaludin)