Setelah berhasil menancapkan merah putih di puncak tertinggi dunia, Iwan pun kembali ke Tanah Air. Dia disambut 20 jenderal dan dipanggil Presiden Soeharto.
“Begitu kembali saya dijemput 20 jenderal waktu itu. Kita dipanggil presiden, mendapatkan penghargaan, diberi bintang. Saya disuruh sujud ke Tanah Suci. Saya bersyukur di situ bisa berhasil mengharumkan nama Indonesia dan bisa selamat kembali ke Indonesia dan bertemu istri,” ujarnya.
Pengalaman menaklukan puncak Everest itu tak akan pernah dilupakan Iwan. Rekam jejak itu akan selalu melekat dalam ingatannya, juga mengalir dalam darah dagingnya. Atas kesuksesan dalam ekspedisi bersejarah ini, dia pun memberikan nama putranya Arya Everest Setiawan.
(Fahmi Firdaus )