Sedangkan di posisi ke delapan ada nama Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama di posisi kesembilan dengan angka 3,6 persen. Untuk nama lainnya elektabilitas sebagai Wapres cukup rendah dengan angka di bawah 3 persen.
Namun ada sebanyak 29,1 persen responden masuk kategori memberikan jawaban tidak tahu atau tidak jawab.
Perlu diketahui Populi Center yang merupakan lembaga penelitian kebijakan dan opini publik yang bersifat non-profit, melaksanakan survei nasional tatap muka pada tanggal 21 hingga 29 Maret 2022.
Total ada 1.200 responden tersebar secara proporsional di 34 Provinsi di Indonesia dengan menggunakan metode acak bertingkat serta memiliki margin of error ± 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pihak Populi Center menggunakan aplikasi survei Populi Center oleh enumerator yang telah terlatih. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.
(Angkasa Yudhistira)