AMBON - Tiga negeri di Jazirah Leihitu ini yakni, Wakal, Hila dan Kaitetu telah melakukan shalat Idul Fitri 1443 Hijriah, pada Minggu (1/5/2022), mengikuti keyakinan kalender Hijriah dari para tatua.
Khatib Masjid Hasan Sulaiman, Hila mengatakan, perhitungan bulan penentuan satu Ramadan hingga satu Syawal ini adalah ajaran atau turun temurun dari orang tatua dulu.
“Perhitungan Hijriahnya menurut bulan. Jadi kita punya kalender Hijriah itu dari awal tidak pernah salah. Kalendernya memang ada,” kata Khatib Hila, Abdul kadir ollong, usai melaksanakan shalat Idul Fitri.
Selain itu, di Hila, shalat mereka dilakukan secara terpisah antara perempuan dan laki-laki. Shalat laki-laki dilakukan di masjid tua, yakni masjid Hasan Sulaiman, sementara perempuan shalatnya dilaksanakan di tiap-tiap rumah adat, seperti rumah adat Ollong, rumah adat lating, dan rumah Launuru.