Hasto melihat pertemuan antara ketua umum partai Golkar, PAN dan PPP itu merupakan pertemuan silaturahim. Dia menilai pertemuan itu belum bisa diartikan sebagai koalisi.
Menurutnya, koalisi dalam perspektif politik ditandai komitmen terhadap kerja sama berdasarkan pada platform politik, agenda-agenda pemerintahan, program-program untuk menjawab persoalan bangsa dan negara serta keterpaduan untuk menyatukan semua elemen kekuatan parpol dalam menghadapi pemilu khususnya pilpres.
BACA JUGA:Puji Airlangga soal Koalisi Indonesia Bersatu, Ridwan Kamil: Di Bawah Bagus Responsnya
"Sehingga pertemuan-pertemuan antara ketua parpol seperti yang dilakukan pak Airlangga, pak Zulhas, pak Suharso Monoarfa itu bagian dari tradisi demokrasi kita," pungkasnya.
(Awaludin)