Jenderal Top AS Peringatkan Konflik Antara Kekuatan Besar, Sebut China dan Rusia Punya Kekuatan Militer Signifikan

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 23 Mei 2022 13:36 WIB
Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Rilley (Foto: Reuters)
Share :

NEW YORK - Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat (AS) Jenderal Mark Milley, telah memperingatkan kemungkinan konflik militer “antara kekuatan besar” sedang tumbuh.

Milley menyebut China dan Rusia yang memiliki “kemampuan militer yang signifikan” dan berniat untuk “mengubah tatanan berbasis aturan saat ini.”

Berbicara di depan taruna yang lulus dari Akademi Militer AS West Point pada Sabtu (21/5/2022), Milley mengatakan bahwa “dunia tempat Anda ditugaskan memiliki potensi konflik internasional yang signifikan antara kekuatan besar.” Jenderal menambahkan "potensi itu meningkat, bukan menurun."

Dia juga mencatat bahwa pertempuran yang sedang berlangsung di Ukraina menyoroti beberapa karakteristik utama dari medan perang di masa depan, yang akan sangat kompleks dan hampir pasti menentukan di daerah perkotaan melawan musuh yang sulit dipahami dan ambigu yang menggabungkan terorisme dan peperangan di samping kemampuan konvensional yang semuanya tertanam dalam skala besar penduduk sipil.

Baca juga: China Kecam AS Atas Sanksi Rusia, Hanya Ciptakan Masalah baru

Selain itu, Milley memperkirakan perubahan radikal dalam teknologi militer dalam beberapa dekade mendatang yang serupa dengan penggantian senapan lantak (musket) dengan senapan rifle dan senapan rifle dengan senapan mesin.

Baca juga: China Tolak Sikap Anti-Rusia, Peringatkan Krisis Ukraina Picu Malapetaka Ekonomi Global Beberapa Dekade

Menurut sang jenderal, di antara perangkat keras yang mendominasi medan perang masa depan adalah tank robot dan kapal serta pesawat terbang.

Dia juga mencatat bahwa keunggulan teknologi tidak lagi menguntungkan Amerika.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya