Dua Tenaga Medis Di Kabupaten Sorong Selatan Jadi Korban Serangan Brutal OTK

Chanry Andrew S, Jurnalis
Minggu 29 Mei 2022 05:38 WIB
Foto: MPI.
Share :

MLASUAT - Dua tenaga medis di Puskesmas Saifi, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, Jumat (27/5/2022) menjadi korban penyerangan dan penganiayaan brutal oleh orang tidak dikenal (OTK). Insiden ini terjadi di dekat kampung Mlasuat, Distrik Saifi sekira pukul 09.00 WIT.

Kedua korban diidentifikasi sebagai Hanni Ulfa (32) dan Retno Ermawati (30), yang merupakan perawat di Puskesmas. Kedua korban mengalami luka serius dan kini dalam perawatan medis di rumah sakit setempat.

BACA JUGA: Redam Aksi Massa, Kapolres Sorong Kota Turun ke TKP

Dari informasi yang didapatkan MNC Portal Indonesia, kejadian penyerangan dan penganiayaan brutal terhadap tenaga medis perempuan tersebut terjadi pada Jumat (27/5/2022) saat kedua korban hendak menuju tempat kerja di Puskesmas Saifi dari arah Teminabuan. Kedua korban saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor.

Sesampainya kedua korban di pertigaan masuk Saifi, pelaku mengikuti keduanya dari arah belakang dengan menggunakan sepeda motor. Sesampai di TKP dekat kampung Mlasuat sekitar kurang lebih 2 km tepat nya di jalan sepi (hutan/kebun). Pelaku kemudian menabrak sepeda motor korban dari belakang, sehingga kedua korban terjatuh dan salah seorang terseret.

Korban Retno berusaha melawan pelaku, namun dia ditikam dari belakang, menyebabkan luka di bagian punggung. Pelaku kembali menikam Retno di bagian dada dan ketiak kanan, namun untungnya korban dapat melarikan diri ke arah hutan.

Seorang korban lainnya, Hanni, berteriak minta tolong dan berhasil menarik perhatian orang-prang di dekat lokasi kejadian. Kedatangan sejumlah orang membuat pelaku melarikan diri menuju ke arah teminabuan menggunakan sepeda motornya.

Atas peristiwa ini, pihak Kepolisian Polres Sorong Selatan telah memeriksa sejumlah saksi, masing-masing Yohanis Srefle (34), seorang guru SD, dan Amale serefle, pegawai Dinas Bappeda Kabupaten Sorong selatan. Kedua saksi adalah orang yang datang mendengar teriakan minta tolong korban Hanni dan menolong kedua korban di lokasi kejadian.

Dalam kejadian ini, pihak Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor milik korban, kain penutup kepala milik korban, sepatu milik korban.

Pihak kepolisian mendatangi TKP, mencari informasi identitas pelaku, serta membawa korban ke Puskesmas Teminabuan untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Umum Sorong selatan. Polisi juga mengamankan barang bukti dan menyerahkan ke polres Sorong selatan.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya