Dia menjelaskan, jika cuaca curah hujan tinggi, di daerah tersebut memang sering terjadi banjir mengingat lokasi tersebut juga bekas galian tambang.
"Ini sebenarnya sudah tidak aktif. Tapi kami akan mencoba berkoordinasi dengan pemilik IUP, ke depanya apakah akan dibuat saluran air agar tidak ada kejadian seperti ini lagi," ucapnya.
(Rani Hardjanti)