Dapat 2.000 Serangan Siber per Hari, Kemenkumham: Motifnya Ekonomi hingga Ideologi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Selasa 14 Juni 2022 14:32 WIB
Illustrasi (foto: dok Okezone)
Share :

Khusus terhadap website kemenkumham sendiri, dibeberkan Andap, serangan siber itu di antaranya berupa Malicious Session sebanyak 71%. Kemudian, Server Side Code Injection sebanyak 21% dan Malicious Scan sejumlah 6%. Adapun, serangan siber terbesar berasal dari Amerika Serikat sebesar 71%.

"Alhamdulillah, terhadap serangan-serangan tersebut, kita berhasil menangkalnya," terang Andap.

Sekadar informasi, CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. Beberapa fungsi dari CSIRT, di antaranya adalah untuk memberikan layanan reaktif mulai dari koordinasi insiden, triase insiden, dan resolusi insiden.

Kemenkumham dipilih sebagai satu dari 25 kementerian atau lembaga yang dipercaya untuk membentuk CSIRT. Andap berharap CSIRT dapat dijadikan wujud perlindungan dan kedaulatan data. Khususnya, data-data Warga Negara Indonesia (WNI).

"Kedaulatan data harus diwujudkan, tidak boleh ada kompromi. Kebijakan tujuan utamanya adalah untuk melindungi kepentingan rakyat, serta melindungi kepentingan bangsa dan negara," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya