JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Anggota DPR RI, Lasmi Indaryani, pada Selasa, 14 Juni 2022 kemarin. Politikus Demokrat tersebut dicecar oleh penyidik ihwal proses penganggaran berbagai proyek pengadaan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara.
Lasmi diduga terlibat serta mengetahui proses penganggaran proyek di Pemkab Banjarnegara. Perempuan berparas cantik ini diketahui merupakan anak dari tersangka mantan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (BS). Dia diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk proses penyidikan ayahnya.
"Lasmi Indaryani (Anggota DPR RI), hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses penganggaran untuk pengadaan berbagai proyek di Pemkab Banjarnegara tahun 2019-2021," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (15/6/2022).
Tak hanya Lasmi, penyidik juga memeriksa dua saksi lainnya terkait penyidikan perkara yang menjerat Budhi Sarwono ini. Kedua saksi tersebut yakni, perwakilan PT Daya Samudera Cipta Mandiri, Kaswan, dan seorang Sopir PT Bumi Rejo, Mistar.
Baca juga: KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Suap Dana PEN
Kaswan dan Mistar dikonfirmasi terkait aliran uang dugaan korupsi proyek di Pemkab Banjarnegara yang diterima Budhi Sarwono. Diduga, Budhi Sarwono kerap menerima suap ataupun gratifikasi terkait proyek pengadaan di Pemkab Banjarnegara.
Baca juga: Ade Yasin Diduga Kirim Utusan Kumpulkan Uang Suap dari SKPD Kabupaten Bogor
"Kaswan Swasta (PT Daya Samudera Cipta Mandiri) dan Mistar (Pengemudi/Sopir PT Bumi Redjo), keduanya hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang diterima tersangka BS dalam pengerjaan beberapa proyek di Pemkab Banjarnegara," beber Ali.
Sementara itu, terdapat satu saksi yang mangkir alias tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK kemarin. Saksi tersebut yakni, Staff Quality Control PT Agung Darma Intra, Sartono. KPK bakal menjadwal ulang pemeriksaan terhadap Sartono.