Partai Perindo: Beli Pertalite Pakai Aplikasi Berpotensi Kontraproduktif

Nur Khabibi, Jurnalis
Selasa 28 Juni 2022 20:12 WIB
Yerry Tawalujan/ Foto: Perindo
Share :

JAKARTA - Rencana pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi dinilai kurang berpihak pada rakyat kecil dan berpotensi kontraproduktif.

 BACA JUGA:Harga Tiket Pesawat Lion Air Mahal, Begini Penjelasan Manajemen

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, Yerry Tawalujan, memandang, syarat menunjukkan aplikasi bagi setiap pembeli Pertalite dan Solar dapat menimbulkan antrean panjang di SPBU. Apalagi jika SPBU tersebut terletak di daerah pedalaman yang tidak terjangkau sinyal telepon selular HP.

"Selain waktu antre menjadi lebih panjang, pengguna BBM jenis Pertalite dan Solar subsidi umumnya masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah. Belum tentu semua memiliki handphone yang dapat mengakses aplikasi,” kata Yerry di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

 BACA JUGA:Simak Ya! Ini Daerah yang Beli BBM Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi

Diberitakan sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) dan PT Pertamina memastikan ujicoba pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi melalui aplikasi MyPertamina dimulai pada 1 Juli 2022.

Partai Perindo, lanjut Yerry, mengusulkan solusi untuk pembatasan pembelian Pertalite dan Solar bersubsidi yaitu dengan melakukan klasifikasi jenis kendaraan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya