Dalam kasus tersebut, Kopda Muslimin mengaku sakit hati pada atasannya karena tidak diberikan izin cuti.
Dia menilai kejadian luar biasa seperti ini tidak boleh terjadi. Oleh karena itu, publik harus mendapat gambaran TNI itu institusi yang kuat dan kompak.
“Ketika ada kejadian sesama TNI seperti ini tentu mencoreng marwah institusi. Panglima TNI perlu beri perhatian serius kasus ini," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )