SWEDIA - Tamam Abou Hamidan dulunya adalah seorang pengungsi dari Jalur Gaza, Palestina yang berhasil menjadi seorang Wali Kota di sebuah kota di Swedia.
Namun, ia harus menempuh perjalanan panjang untuk mencapai posisi tersebut dan pengalamannya di Jalur Gaza memainkan peran besar dalam pencapaiannya.
“Saya lahir di Jabaliya di Jalur Gaza di Palestina,” kata Tamam dalam wawancara dengan Middle East Monitor.
"Saya tinggal di sana sepanjang masa kecil saya, dan belajar di sekolah lokal sebelum lulus dengan gelar jurnalisme dari Universitas Al-Aqsa." tambahnya.