Jaga Tetap Waras, Warga Ukraina Belajar Menertawakan Kengerian Perang

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 20 Juli 2022 15:42 WIB
Perang Rusia-Ukraina (Foto: AFP)
Share :

KYIV - Perang di Ukraina sama sekali tidak lucu, tapi warga Ukraina belajar untuk menertawakan kengerian itu semua.

Bukan karena mereka mau, tapi karena harus, agar mereka bisa tetap waras di tengah kebrutalan yang menewaskan puluhan ribu orang itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pasukannya, terutama yang tewas dan terluka, adalah target favorit humor masa perang Ukraina yang kelam.

Baca juga:  Putin: Ukraina Tidak Berhasil dalam Kesepakatan Damai Awal

Tapi ada batasan bercandanya. Yakni warga Ukraina yang tewas tidak boleh ditertawakan dan pertempuran paling mengerikan, di antaranya pengepungan Mariupol dan pabrik baja Azovstal di kota itu, merupakan materi yang terlalu menyinggung. Demikian juga kekejaman di Bucha dan tempat lainnya.

Baca juga: AS: Rusia Berencana Caplok Lebih Banyak Wilayah Ukraina 

Warga Ukraina yang tinggal jauh dari medan tempur menggunakan lelucon dan humor sebagai senjata mereka untuk memerangi kecemasan dan kemurungan masa perang, memerangi Rusia, dan untuk mempersatukan mereka dengan cara tertawa dan menangis bersama dalam kesedihan dan amarah.

“Saya rasa ini satu-satunya cara menyelematkan kesehatan mental Anda dalam peperangan. Karena saya tidak punya uang untuk ke psikoterapis. Banyak orang Ukraina yang tidak punya uang untuk ke psikoterapis dan komedi tunggal adalah psikoterapi yang sangat murah. Anda cukup membayar delapan atau sepuluh dolar, itu harga tiketnya, dan Anda bisa tertawa selama satu jam. Saya rasa itu membantu. Tertawa di kala perang itu sungguh tidak apa-apa,” terang komedian tunggal Anton Tymoshenko kepada Associated Press, dikutip VOA.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya