Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Bengkulu, BPBD : Belum Ada Laporan Kerusakan

Demon Fajri, Jurnalis
Rabu 20 Juli 2022 12:27 WIB
BPBD Bengkulu belum menerima laporan adanya kerusakan akibat guncangan gempa magnitudo 5,8. (Ilustrasi/MNC Portal)
Share :

BENGKULU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menyatakan belum menerima laporan kerusakan dan korban usai gempa magnitudo 5,8 pada Rabu (20/7/2022) pukul 06.46 WIB.

Petugas BPBD Provinsi Bengkulu telah memonitor sejumlah daerah yang merasakan getaran gempa yang berlokasi di laut pada jarak 64 Km arah Barat Daya Kota Bengkulu, pada kedalaman 56 km itu.

"Belum ada menerima laporan kerusakan bangunan, baik sarana perkantoran, pendidikan, kesehatan, pemukiman penduduk maupun fasilitas umum," kata Kepala Bidang Tanggap Darurat, BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2022).

Seentara itu, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, BMKG Bengkulu, Litman mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Bengkulu, memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5.

Episenter gempa bumi, kata Litman, terletak pada koordinat 4,33 derajat Lintang Selatan, 101,95 derajat Bujur Timur. Di lihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Litman.

Gempa bumi ini, kata Litman, dirasakan di Kota Bengkulu, dengan skala intensitas IV-V MMI, di Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan skala intensitas III-IV MMI.

Lalu, di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu; Krui, Lampung, dengan skala intensitas III MMI. Kemudian, di Muara Dua, Jambi; Lubuk Linggau, Musi Rawas, Sumatera Selatan; dengan skala intensitas II MMI.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya