BMKG: 50% Wilayah Indonesia Masih Mengalami Hujan di Atas Normal

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 22 Agustus 2022 07:08 WIB
Illustrasi (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan 50% wilayah Indonesia masih akan mengalami hujan di atas normal pada bulan September hingga Oktober 2022 mendatang.

“Kondisi hujan di atas normal ini diprakirakan akan berlanjut di Bulan September dan Oktober dengan lebih dari 50% wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan bulanan di atas normal,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dikutip dari keterangan resminya, Senin (22/8/2022).

Merujuk kepada normalnya, pada awal bulan Agustus, seharusnya 99% ZOM telah mengalami musim kemarau. Namun hingga awal Agustus 2022 ini, jumlah ZOM yang telah memasuki musim kemarau baru mencapai 75% yang mengindikasikan adanya beberapa wilayah mengalami keterlambatan dalam memasuki musim kemarau.

 BACA JUGA:Hujan Lebat di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Lengkap BMKG

Sedangkan Analisis hujan berdasarkan data > 3000 titik pengamatan di Indonesia menunjukkan bahwa pada bulan Mei, Juni dan Juli, kondisi hujan di atas normal (lebih tinggi dari normalnya) terjadi pada lebih dari 30% wilayah Indonesia.

Dwikorita Karnawati menyebut fenomena hujan lebat dan cuaca ekstrem yang terjadi di sepanjang musim kemarau 2022 merupakan salah satu indikasi dampak perubahan iklim.

“Situasi yang terjadi saat ini sesuai dengan hasil analisis BMKG yang dikeluarkan Maret 2022 lalu. Saat itu, BMKG menyampaikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mengalami keterlambatan datangnya awal musim kemarau. BMKG juga memprakirakan bahwa musim kemarau akan terjadi dengan sifat hujan di atas normal (kemarau basah) pada sebagian wilayah Indonesia, sekaligus menegaskan adanya penyimpangan iklim pada tahun 2022 ini,” ujarnya

 BACA JUGA:Awal Pekan, Hujan Kembali Intai Sejumlah Wilayah Jakarta saat Siang

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya