Keluarga yang mengaku pihak kerajaan ini juga membawa peta wilayah Kerajaan Sinembah, meminta Gubernur Sumatera Utara menunjukkan dasar terbitnya sertifikat di lahan yang akan dijadikan Sport Center ini.
"Meminta pertanggungjawaban atau pengakuan oleh pemerintah bahwa Kerajaan Urung Sinembah itu masih ada berikut masyarakat adatnya," ujar Wan Fahrurozi Barus, Raja Urung Sinembah.
"Meminta semua penghentian semua pembangunan di lahan Kerajaan Urung Sinembah tanpa adanya konfirmasi ke Raja Urung Sinembah," tambahnya.
Lahan yang saat ini akan dibangun Sport Center telah ditanami tanaman jagung oleh sejumlah kelompok penggarap.
Sehingga pria yang mengaku Raja Urung Sinembah ini ke depannya akan menduduki lahan tersebut sesuai dengan kewenangan wilayah kerajaannya karena sampai saat ini pembangunan Sport Center belum juga dimulai.
(Natalia Bulan)