Begal Sadis yang Lukai dan Rampas Harta Sejoli Mahasiswa di Malang Ditangkap!

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 25 Agustus 2022 19:14 WIB
Penangkapan begal di Malang, Jawa Timur (Foto: Avirista M)
Share :

MALANG - Tiga orang begal sadis yang tak segan-segan melukai korbannya ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota. Ketiga pelaku, yakni AY (25) warga Kecamatan Sumberpucung, NT (25) warga Jabung, Kabupaten Malang, dan FA (26) warga Kedungkandang, Kota Malang.

Aksi begal ini terungkap usai korbannya sepasang kekasih mahasiswa yang menjadi korban begal. Korban FR (22) dan RD (22), dibegal saat duduk-duduk di pedestrian di gerbang Sasana Krida Universitas Brawijaya di Jalan Veteran, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

BACA JUGA:Sopir Taksi Online di Bekasi Jadi Korban Begal, Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang 

Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan, sepasang kekasih itu disebut menjadi korban perampasan sepeda motor dan handphone. Kedua korban lantas melaporkan melalui aplikasi Jogo Malang Presisi bahwa ada kejadian perampasan sepeda motor dan handphone.

"Itu kejadiannya pukul 02.00 dini hari pada 6 Agustus 2022. Setelah mendapat laporan dari aplikasi Jogo Malang Presisi petugas dari Polresta Malang Kota ke TKP," kata Bayu Febrianto Prayoga, saat rilis di Mapolresta Malang Kota, pada Kamis (25/8/2022).

Saat dicek ke lokasi ternyata diketahui benar ada dua korban sepasang kekasih yang menjadi korban begal ketiga pelaku. Tak hanya merampas, ketiga begal itu juga melukai korbannya dengan senjata tajam.

"Pelaku ini berusaha merampas tas selempang dari korban perempuan, tapi dilakukan perlawanan oleh laki-lakinya, pelaku AY lantas menyabetkan sajam ke tangan korbannya hingga jari tangan kanannya terluka," ucap dia.

BACA JUGA:Tangkap 6 Begal di Jakbar, Polisi: Mereka Tak Segan Lukai Korbannya 

Pelaku pun berhasil merampas sepeda motor milik FR dengan merebut kunci sepeda motor di kantong kuncinya. Ancaman senjata tajam membuat FR tak berkutik sepeda motornya dirampas pelaku. AY dan FR lantas kabur dengan NT yang telah menunggu kedua rekannya melakukan aksinya.

"Adapun modus di mana pelaku selalu hunting di saat jam - jam rawan dan di jalan yang sepi. Apabila terdapat korban yang sudah ditentukan oleh para pelaku. Pelaku secara acak mengambil barang - barang miliknya. Namun, pada kejadian 6 Agustus lalu, korban mempertahankan diri untuk barang - barang tidak diambil, sehingga dilakukan kekerasan dan menggunakan sajam," ujarnya.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, kepolisian kemudian melakukan penyelidikan pasca kejadian begal kepada sepasang kekasih mahasiswa ini. Pelaku lantas berhasil diamankan di depan pintu keluar Tol Singosari, pada Sabtu 13 Agustus 2022 pukul 02.00 WIB.

"Kami dapat info dari masyarakat. Kami lakukan penyelidikan. Kemudian, kami dapat info para pelaku sedang perjalanan menuju Malang Kota, dan kami amankan," ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, hasil kejahatan sepeda motor korban dijual ke seorang penadah berinisial BM. Polisi lantas mengamankan BM sebagai penadah pada Rabu 17 Agustus 2022 pukul 17.30 WIB di Jalan Simpang Muharto 4 Kelurahan Kotalama, Kota Malang.

"Motor korban dijual Rp2,3 juta ke penadah. Pengakuan pelaku baru sekali melakukan aksinya. Tapi yang bersangkutan bukan residivis. Satu pelaku sedang tidak sehat, sehingga kami hanya menampilkan dua pelaku dan satu penadah," tuturnya.

Akibat perbuatannya, keempat pelaku diancam dengan pasal berbeda. AY, FA, dan NT dijerat dengan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. "Tersangka BMS dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya