Tuding Inggris Buang Limbah di Laut, Prancis Ajukan Banding ke UE

Susi Susanti, Jurnalis
Jum'at 26 Agustus 2022 10:50 WIB
Eropa tuding Inggris membuang limbah di laut (Foto: Science Photo Library)
Share :

Parlemen Eropa memperingatkan bahwa dalam jangka pendek kebocoran limbah berisiko menggenangi perairan di pantai Prancis dan juga dapat membahayakan keanekaragaman hayati laut, perikanan, dan budidaya kerang.

"Saluran dan Laut Utara bukanlah tempat pembuangan," kata Stéphanie Yon-Courtin, seorang politisi Normandia yang juga anggota komite perikanan parlemen Uni Eropa, dikutip BBC.

Merespon hal ini, seorang juru bicara pemerintah Inggris mengatakan tuduhan mereka "tidak benar".

Perusahaan air Inggris juga menegaskan mereka berinvestasi dalam memecahkan masalah.

Seperti diketahui, sebagian besar Inggris memiliki sistem pembuangan limbah gabungan, sehingga air limbah dari toilet dibawa ke tempat pengolahan limbah melalui pipa yang sama dengan air hujan.

Untuk mencegah rumah dan ruang publik kebanjiran setelah hujan lebat, sistem ini kadang-kadang dirancang untuk meluap dan membuang limbah yang tidak diolah ke sungai dan laut.

Cuaca panas akhir-akhir ini meningkatkan risiko banjir, karena tanah yang kering tidak mampu menyerap air dengan cepat.

Water UK, yang mewakili industri air Inggris, mengatakan perusahaan air "setuju ada kebutuhan mendesak" untuk bertindak dan menginvestasikan lebih dari 3 miliar poundsterling (Rp52 triliun) untuk meningkatkan luapan sebagai bagian dari program lingkungan nasional yang lebih luas antara 2020 dan 2025.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya