Cekcok di Acara Dangdutan HUT Ke-77 RI, Perangkat Desa Tewas Ditusuk

Dharmawan Hadi, Jurnalis
Senin 29 Agustus 2022 16:11 WIB
Illustrasi (foto: freepick)
Share :

SUKABUMI - Seorang perangkat desa tewas ditusuk pengunjung lain saat menyaksikan hiburan dangdutan dalam rangka memeriahkan acara puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77. Kejadian tersebut diawali cekcok korban dengan pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Kapolsek Nyalindung Polres Sukabumi, AKP Dandan Gaos mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi di Kampung Cibangbara RT 01/02, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (28/8/2022) sekira pukul 20.30 WIB.

"Korban berinisial WA (51) merupakan warga Kampung Cikarang RT 020/006, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Pada saat kejadian korban bersama temannya berangkat dari Gegerbitung akan menuju Sukabumi," ujar Dandan kepada MNC Portal Indonesia, Senin (29/8/2022).

 BACA JUGA:Ibu dan Anak Jadi Korban Penusukan, Pelaku Pakai Atribut Polisi

Ketika melewati lokasi kejadian, lanjut Dandan, korban berhenti dulu untuk melihat acara organ tunggal yang diadakan oleh masyarakat setempat dalam memperingati acara puncak HUT RI ke-77. Kemudian korban berbincang-bincang dengan salah seorang warga dan saat itu terjadi cekcok mulut.

"Kemudian korban dilerai oleh warga lain ada di lokasi kejadian dan korban pergi meninggalkan warga tersebut. Belum jelas penyebabnya, tidak berapa lama kembali terjadi keributan lagi antara korban dengan warga yang lain," ujar Dandan menambahkan.

 BACA JUGA:Pelaku Penusukan Tawuran Cipinang Terancam Penjara di Atas Lima Tahun

Lebih lanjut Dandan menjelaskan bahwa dalam keributan tersebut, korban diduga ditusuk senjata tajam sehingga mengalami luka tusukan di leher hingga mengeluarkan darah dari leher dan hidung. Setelah itu korban langsung tergeletak dan ditolong oleh warga yang lain.

"Selanjutnya korban dibawa dengan menggunakan ambulans milik Pemerintah Desa Neglasari didampingi oleh anggota Polsek Nyalindung menuju RSUD R Syamsudin SH, namun setelah sampai di rumah sakit korban dinyatakan sudah meninggal dunia," ujar Dandan.

Dandan menambahkan bahwa aparat Kepolisian dari Polsek Nyalindung beserta Satreskrim Polres Sukabumi langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mencari pelaku penganiyaan tersebut.

"Saat ini korban sedang dilakukan autopsi di RSUD R Syamsudin SH dan Unit Reskrim Polsek Nyalindung dan Satreskrim Polres Sukabumi sedang memburu pelaku," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya