Ketika Soekarno Meminta Izin Fatmawati untuk Menikah Lagi, Guruh Baru Berusia 2 Hari

Andika Shaputra, Jurnalis
Selasa 30 Agustus 2022 17:47 WIB
Soekarno dan Fatmawati. (Foto: Perpusnas)
Share :

JAKARTA - Pada tahun 1953, di suatu hari, Soekarno masuk kamar untuk menemui Fatmawati yang tengah berbaring di samping Guruh, putra bungsu mereka yang baru berusia dua hari.

Pada pertemuan itu, Soekarno meminta izin kepada Fatmawati untuk menikahi Hartini. Hal itu lantas membuat Fatmawati marah lantaran ia tak mau dimadu.

Tidak lama, Fatmawati pun meninggalkan Istana Negara dan memilih untuk menetap di sebuah rumah di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:Kisah Duka Soekarno, Ketika Ibu Mertuanya Meninggal di Pengasingan Pulau Bunga

Terlepas dari sikap Soekarno yang menduakan cintanya, Fatmawati kemudian berkata, "Terlepas dari perasaanku, satu hal patut dipuji: Bung Karno tidak hipokrit,” ujarnya, dilansir dari buku berjudul “Soekarno Fatmwati, Buah Kisah Cinta Klasik” karya Adhe Riyanto.

Pertemuan Soekarno dengan Hartini pertama kali di Salatiga, Jawa Tengah. Waktu itu Hartini tengah menjadi anggota panitia peyambutan Soekarno.

Ketika mereka bersalaman, Soekarno banyak bertanya kepada Hartini, mulai dari rumahnya di mana, anaknya berapa dan suaminya siapa.

Setelahnya, Soekarno mengirim surat untuk Hartini. Lewat surat itulah mereka saling mencintai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya