Langgar Tradisi, Ratu Elizabeth Akan Lantik PM Baru Inggris di Skotlandia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 01 September 2022 13:12 WIB
Ratu Elizabeth II menyambut Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada pertemuan di Istana Buckingham, London, Inggris, 23 Juni 2022. (Foto: Reuters)
Share :

LONDON - Ratu Elizabeth akan melanggar tradisi dan menunjuk perdana menteri (PM) baru Inggris di kediamannya di Kastil Balmoral di Skotlandia, alih-alih di Istana Buckingham di London. Pengaturan ini disebabkan karena masalah mobilitas yang dialami Sang Ratu.

Seorang juru bicara Istana Buckingham pada Rabu (31/8/2022) mengatakan bahwa ratu akan bertemu dengan Perdana Menteri Boris Johnson dan penggantinya yang belum diputuskan pada 6 September di Balmoral, di mana dia menghabiskan musim panasnya.

Johnson didorong untuk mengundurkan diri pada Juli, setelah puluhan menteri meninggalkan pemerintah sebagai protes atas jabatan perdana menteri yang telah dirusak oleh serangkaian skandal.

Monarki berusia 96 tahun itu akan melakukan audiensi dengan pemimpin baru Inggris, yang akan diputuskan antara Menteri Luar Negeri Liz Truss atau mantan menteri keuangan Rishi Sunak, tak lama setelah bertemu dengan Johnson, kata juru bicara itu sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Rishi Sunak Berjanji akan Bersikap Keras terhadap China Jika Menjadi PM Inggris

Hasil kontes kepemimpinan Partai Konservatif untuk menggantikan Johnson akan diumumkan pada 5 September, dengan jajak pendapat menunjukkan Truss unggul atas Sunak.

Menurut sumber Istana, pengumuman penunjukan perdana menteri di Balmoral ini memberikan kepastian dan menghindari perubahan menit terakhir jika Ratu Elizabeth mengalami masalah mobilitas.

Ratu Elizabeth, yang telah memiliki 14 perdana menteri selama berkuasa sebagai monarki Inggris, harus mengurangi penampilan publiknya dalam beberapa bulan terakhir karena masalah kesehatan, termasuk masalah mobilitas. Ratu juga menghabiskan malam di rumah sakit Oktober lalu karena penyakit yang tidak ditentukan.

"Kami pasti akan memastikan bahwa pengaturan penyerahan akan benar-benar sesuai dengan dia dan apa pun yang dia inginkan," kata Johnson kepada Sky News.

Raja Inggris, sebagai kepala negara, secara tradisional menunjuk perdana menteri baru setelah audiensi di Istana Buckingham. Ini merupakan tradisi yang telah berlangsung lama, dengan kamera televisi dan helikopter mengikuti mobil-mobil resmi yang memasuki halaman istana pada hari itu.

Setiap pemimpin Inggris telah ditunjuk di Istana Buckingham sejak pemerintahan Ratu Victoria kecuali pada satu kesempatan, kata BBC, mengutip pakar konstitusi Vernon Bogdanor.

Pada Juni, sang ratu muncul di balkon Istana Buckingham bersama keluarganya untuk melambai ke kerumunan yang bersorak-sorai pada perayaan yang menandai pemecahan rekor 70 tahun di atas takhta Inggris.

Di Commonwealth Games di Birmingham bulan lalu, putranya dan pewaris takhta Pangeran Charles menyampaikan pidato atas namanya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya