4. Bukan Rem Blong
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin mengatakan ada dugaan kelalaian sopir saat truk tersebut menabrak halte dan tower BTS.
Dugaan sementara didapatkan dari penyelidikan sementara pihak kepolisian. Pasalnya, Salahuddin menyebut rem dalam kondisi tidak blong.
"Rem dan mesin terkendali dengan bagus, tidak ada rem blong," kata Salahuddin kepada wartawan, Rabu .
Oleh sebabnya, dia menduga ada kelalaian atau human eror yang terjadi. Mengenai hal ini pun pihak kepolisian pun masih menyelidiki.
"Kelalaian (dugaan), bisa saja mengantuk, tapi sedang didalami dan dimintai keterangan sopirnya untuk lebih lanjut nantinya," lanjutnya
5. Suasana saat Kejadian
Dari video amatir yang diperoleh terlihat sejumlah orang tengah mengevakuasi korban kecelakaan itu.
"Ya Allah, kasian banget. Ya Allah, ya Allah ya Tuhan. Tukang baksonya mana (salah satu korban)," ujarnya warga dalam video amatir.
Nampak suasana di lokasi mencekam. Lokasi tersebut terlihat berantakan. "Diem sabar, yaudah jangan liat. udah," kata warga lainnya.
Dari video lainnya, nampak seorang sebuah mobil forklift tengah mengevakuasi kontainer dan tiang BTS.
6. Truk Berbadan Besar
Kecelakaan tersebut melibatkan truk tronton yang menabrak sejumlah kendaraan besar, motor, mobil, dan tiang listrik.
7. Kecepatan Sangat Tinggi
truk terlihat melaju dengan kecepatan tinggi. Hal itu dapat diketahui dari bekas pengereman truk di jalan.
Selain itu, pada bagian persneling truk trailer bermuatan besi tersebut ditemukan masih dalam posisi gigi tiga sehingga diasumsikan kecepatannya sekitar 60 kilometer per jam.
8. Lokasi di Sekolahan SD Negeri
Kecelakaan truk tronton tersebut terjadi di depan SDN Kota Baru II dan III Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Bekasi. Di samping SD tersebut terlihat ada tiang listrik dan halte yang juga tertabrak.
9. Banyak Luka-Luka
Jumlah korban kecelakaan maut truk kontainer yang menabrak tower BTS dan halte bus depan SDN Kota Baru II dan III, Bekasi bertambah. Jika sebelumnya ada 30 orang korban saat ini bertambah menjadi 33 orang, 10 di antaranya tewas.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan, data korban bertambah dari yang sebelumnya 30 orang menjadi 33 orang. Korban meninggal tetap sama 10 orang sementara yang luka menjadi 23 orang.
10. Videonya Viral
Di video lainnya terlihat sejumlah korban meninggal dunia yang dikumpulkan dan ditutupi terpal seadanya oleh warga sekitar.
(RIN)
(Rani Hardjanti)