"Pertama secara tegas kita mendesak agar kenaikan BBM ini dibatalkan, kemudian mencabut undang-undang omnibuslaw dan naikkan upah minimum sebesar 15 persen tahun 2023," ungkapnya.
"Turunkan harga kebutuhan pokok, beras, minyak goreng, daging dan tepung, dan barang-barang lainnya. Sekali lagi secara tegas kita tolak kenaikan harga BBM ini," pungkasnya.
BACA JUGA:Kapolres Jakpus: Tak Ada Penutupan Jalan di Depan DPR
Aksi unjuk rasa ini sendiri mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Ratusan petugas dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi. Polisi juga menurunkan sejumlah kendaraan taktis pengurai massa untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Aksi unjuk rasa ini juga membuat Polisi terpaksa menutup jalan akses di depan Kantor DPRD Sumatera Utara. Hal itu membuat arus lalu lintas di sekitar kantor tersebut mengalami kemacetan.
(Nanda Aria)