Ibunda Hancur dan Terharu Saat Soekarno Ceraikan Utari: Pilihlah Jalan yang Terbaik

Dhea Alvionita, Jurnalis
Rabu 07 September 2022 17:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Ant)
Share :

JAKARTA - Pernikahan Soekarno dan Utari memang tidak berjalan romantis. Berbeda ketika menikah dengan Inggit Garnasih, salah seorang janda yang membuatnya jatuh hati.

Soekarno lebih memilih untuk menghabiskan waktunya bersama dengan Inggit. Keduanya diketahui saling jatuh hati. Tak memperdulikan latar belakang Inggit, Soekarno dengan mantap meminangan Inggit.

Dengan segala pertimbangan, Ayah Inggit melihat adanya ketulusan niat dan keseriusan Soekarno. Hingga akhirnya, lamaran itu diterima oleh orang tua Inggit. Kemudian, Soekarno mengirim surat untuk orang tuanya di Blitar menyampaikan niatnya untuk menikahi Inggit.

BACA JUGA:Kesan Pertama Soekarno Saat Bertemu Inggit: Percikan Api yang Memancar Menyambar-nyambar

Sebelumnya, Soekarno menikahi Utari hanya karena rasa belas kasihannya kepada Tjokroaminoto. Soekarno melakukan hal tersebut hanya untuk meringankan beban keluarga Tjokroaminoto.

Melansir dari buku Soekarno Fatmawati, peristiwa yang paling mengharukan bagi keluarga Soekarno di Blitar adalah saat menikahkan Soekarno dengan Utari, putri dari Tjokroaminoto. Namun, kemudian Soekarno memohon untuk menceraikan Utari.

Perasaan hancur dan terharu itu kemudian menyelimuti hati Nyoman Rai Srimben, Ibunda Soekarno. Dia hanya bisa mengingatkan anaknya untuk memutuskan jalan yang terbaik.

“Pilihlah jalan yang terbaik, dan kalau itu niatmu, silakan jalani dengan baik," jawab Nyoman Rai Srimben, Ibunda Soekarno, dikutip dalam buku Soekarno Fatmawati.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya