JAKARTA - Kampung Susun Kunir berlokasi di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat merupakan hasil perencanaan penataan kampung melalui kegiatan community action plan atau dikenal CAP oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta.
Dimana adanya kolaborasi warga dengan tetap memberatkan aspek heritage (warisan) di kawasan Kota Tua. Adapun Kampung Susun Kunir berjumlah satu blok dengan total unit hunian sebanyak 33 terdiri dari 4 lapis lantai bangunan dan satu semi fisik. Kampung Susun Kunir kini ditempati oleh puluhan warga yang terdampak penggusuran pada 2015 di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kampung Susun Kunir dibangun di kawasan yang unik karena berada di kawasan peninggalan sejarah. Hal ini terlihat dari hadirnya galeri kunir pada lantai dasar rumah susun tersebut.
"Ini adalah kawasan heritage dan kawasan heritage ini memiliki keunikan karena proses pembangunannya mempertimbangkan warisan sosial, budaya, ekonomi, kultural masa lalu yang dibawa ke masa ini. Jadi tidak ada perumahan susun lain yang di dalamnya ada museum. Iya di sini dalamnya ada museum. Karena benda-benda tinggalan arkeologi itu ditampakkan di situ,"kata Anies dalam peresmian Kampung Susun, Kunir, Jakarta Barat, Sabtu,(10/09/2022).
Lebih lanjut, Kampung Susun Kunir dibangun dengan luas hunian 36 m persegi per kamarnya. Terdiri dari kamar tidur, ruang keluarga, dapur, kamar mandi dan di balkon.
Selain kualitas fisik bangunan yang baik, Kampung Susun kunir, didukung oleh sarana prasarana lingkungan yang lengkap. Seperti ruang usaha warga area komersial pada lantai dasar.
Ruang serba guna yang dapat dimanfaatkan warga untuk berinteraksi, area parkir motor. Lalu untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan Kampung Susun ini dilengkapi dengan kamera pengawas.
Uniknya lagi, perumahan susun ini di desain ramah disabilitas dan lanjut usia. Hal ini terlihat dari adanya struktur jalan masuk rusun yang dilengkapi dengan pegangan pada lantai satu.
"Di ujung ada satu unit untuk warga lansia. Terima kasih pak arsitek yang sudah menyiapkan khusus tempat untuk warga lansia dan itu juga sebetulnya bisa dipakai untuk penyandang disabilitas. Sehingga perumahan ini, Kampung Susun Kunir ini ramah untuk penyandang disabilitas,"kata dia.