Bahkan Anies menyebut bahwa Kampung Susun Kunir menjadi kawasan masa depan yang disebut sebagai Batavia. Yakni kota tua yang dirancang untuk menjadi kota masa depan dimana warisan masa lalu berdampingan dengan barang-barang baru.
"Warisan masa lalu yang ada itu diubah untuk menjadi tata kelola kehidupan masyarakat modern. Sekarang kawasan ini masih seperti ini tapi nanti dengan Kota Tua sudah kita buka kegiatan wisata akan berjalan, kemudian perekonomian bergerak, saya yakin kawasan ini nanti akan berkembang menjadi kawasan yang amat maju,"tuturnya.
Pada kesempatan itu, Anies turut berpesan bahwa pemerintah hanya dapat membangun gedung atau perumahan nya saya. Namun untuk suasana guyub, gotong royongnya, kata Anies harus dibangun oleh penghuni Kampung Susun Kunir.
"Suasana akur saling menghormati, saling tolong-menolong, harus dijaga. Jangan sampai saat menderita guyub, saat selesai penderitaan rebutan,"kata dia.
"Kita harus bisa menjadi contoh. Bapak Ibu yang tinggal di tempat ini harus jadi contoh. Bagaimana kampungnya, itu kampung yang suasana Saudaraan yang kuat,"tutur dia.
Salah satu warga yang mendapatkan satu hunian di Blok D lantai 1 no.8 Kampung Kunir, Sagita (24) mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur DKI Jakarta ini.
"Senang banget terharu kaya enggak menyangka dari 2015 digusur, akhir ini baru terwujud.
Terima kasih buat pa Anies bapak gubernur DKI Jakarta yang sudah mereleasikan bangunan rumah susun kampung kunir. Kami sangat bahagia dan terharu makasih banyak bapak,"kata Sagita kepada MNC Portal, Sabtu,(10/09/2022).
Senada dengan, Nurlela (46) turut mengungkapkan kebahagiaannya setelah penantian selama tujuh tahun. Dia berharap Anies dapat menjadi presiden jelang pemilu 2024.
"Rasa seneng banget alhamdulillah banget sama pa Anies karena telah mendengar kan berkat dia semuanya,"kata dia.
"Saya maunya bapa Anies jadi presiden, karena orangnya baik banget kalau presidennya baik sama warganya kan rakyatnya sejahtera, senang pasti maju indonesia,"tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)