3 Pembunuh Bayaran Berdarah Dingin Paling Fenomenal di Dunia

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Senin 12 September 2022 06:05 WIB
Illustrasi freepik
Share :

TERLEPAS dari adanya film-film mengenai pembunuh bayaran seperti Tony Montana di Scarface, serta Emilio Barzini, Philip Tattaglia, dan Moe Green dalam The Godfather, profesi pembunuh bayaran merupakan pekerjaan yang nyata ada di dunia. Meski tidak diketahui secara resmi, profesi ini banyak menyimpan misteri yang jarang diketahui masyarakat. Berikut pembunuh bayaran paling fenomenal di dunia.

(Baca juga: Polisi Identifikasi Mayat Tanpa Kepala yang Terbakar Adalah ASN Pemkot Semarang)

1. Julio Santana

Awal karier Julio Santana sebagai seorang pembunuh dimulai saat ia berusia 17 tahun. Ketika itu, pada 1971, ia ditugaskan pamannya yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa pria dengan julukan Yellow. Kemudian, sang paman menawarkannya pekerjaan menjadi pembunuh untuk pemerintah Brasil dalam pertempuran menghadapi pemberontak komunis di Amazon.

Hidup Santana terus berjalan sebagai pembunuh bayaran. Kali ini sasarannya adalah pasangan yang selingkuh dan penambang emas liar. Pada tahun 1987, ia mengetahui bahwa pamannya hanya memberikan dia bagian yang kecil dari jumlah uang yang diterimanya di muka. Sejak itu, ia tak lagi kontak dengan sang paman. Julio Santana berhenti menjadi pembunuh ketika usianya menginjak 52 tahun. Ia memiliki catatan tentang pembunuhan yang dilakukannya, siapa yang menyewanya, di mana kejadiannya, dan berapa jumlah yang yang dia peroleh. Julio Santana dikenal sebagai pembunuh bayaran paling mematikan di dunia yang telah melakukan 500 pembunuhan.

2. Abraham Reles

Abraham Reles merupakan pembunuh bayaran asal New York yang lahir pada tahun 1907. Keluarganya merupakan imigran yang berpindah dari Israel (Yahudi) ke AS. Sepanjang perjalanan tersebut, Reles sudah 42 kali ditangkap polisi karena telah melakukan tindak kriminal.

Ia bekerja sebagai pembunuh bayaran untuk sebuah perusahaan bernama Murder Inc. Di perusahaan tersebut Reles memiliki pimpinan yang seringkali memberikan perintah kepadanya, yaitu Albert Anastasia dan Louis Buchalter.

Dalam keterangannya, Reles mengaku bahwa ada 70 kasus pembunuhan lain yang belum terungkap. Atas tindakannya Reles dijatuhi hukuman mati yang akan dilakukan pada 12 November 1941. Namun sebelum dihukum, Reles mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 6 sebuah hotel di New York.

3. Richard Leonard Kuklinski

Richard Leonard Kuklinski merupakan seorang pembunuh bayaran Amerika yang lahir pada 11 April 1935. Diketahui, Kuklinski telah membunuh 200 orang. Namun, dari jumlah tersebut, dia tidak pernah membunuh anak-anak serta wanita. Kuklinski menjadi pembunuh bayaran pada rentang tahun 1950-1958 di New York dan New Jersey.

Dia menjadi pembunuh bayaran yang bekerja untuk keluarga DeCavalcante. Ia diberi julukan Iceman oleh pihak berwenang karena telah membekukan tubuh salah satu korbannya untuk menyamarkan kematian. Selain membunuh, Kuklinski juga memiliki beberapa catatan kriminal lainnya, di antaranya adalah terlibat dalam perampokan dan distribusi pornografi bajakan. Aktivitas kriminal tersebut ia lakukan di bawah jaringan mafia yang diikutinya sejak tahun 1950.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya