PROFESI pembunuh bayaran adalah pekerjaan yang diselimuti misteri. Meski tidak diketahui secara resmi, nyatanya memang ada orang yang bekerja dan mendapat bayaran dengan menghabisi nyawa orang lain yang menjadi targetnya.
Julio Santana adalah seorang pembunuh bayaran yang bekerja untuk pemerintah Brasil dalam pertempuran menghadapi pemberontak komunis di Amazon pada 1970-an. Memulai karier sebagai seorang pembunuh bayaran pada usia 17 tahun, Santana mengklaim telah melakukan 500 pembunuhan saat pensiun di usia 52 tahun.
Lahir dari keluarga imigran Yahudi Israel yang pindah ke New York, Amerika Serikat (AS) Abraham Reles bekerja sebagai pembunuh bayaran untuk perusahaan bernama Murder Inc. Selama bekerja di perusahaan itu Reles mengaku melakukan 70 pembunuhan yang belum terungkap.
Reles dijatuhi hukuman mati pada November 1941, namun sebelum sempat dieksekusi dia bunuh diri dengan melompat dari lantai 6 sebuah gedung di New York.