Masih menurut laman Heritage KAI, Stasiun Bogor mempunyai bagian unik lainnya, yakni atap pediment segitiga dan gerbang lengkung. Kedua elemen ini memberikan kesan mewah dan anggun untuk bangunan secara keseluruhan. Stasiun ini juga dilengkapi dengan pintu serta jendela kayu menjulang, yang semakin menambah kesan megah.
Pada bagian peron utama terdapat deretan pintu-pintu. Pintu tinggi nan besar, yang menandakan letak kantor administrasi stasiun tersebut, menciptakan kesan ‘jadul’ dan klasik. Tentu saja, ini menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh Stasiun Bogor. Para penumpang dijamin akan merasa nyaman, sebab bangunan stasiun dilengkapi bukaan puncak atap. Hal itu sengaja didesain agar sirkulasi udara berjalan lancar.
Selama berdiri, Stasiun Bogor pernah beberapa kali mengalami banjir, seperti di tahun 2013, 2014, dan 2021. Akibatnya, jadwal perjalanan KRL terganggu dan banyak penumpang harus mengalami keterlambatan.
(Awaludin)