Kisah Kelompok Hacker REvil, Lenyap Setelah Diintervensi Rusia-AS

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 16 September 2022 05:00 WIB
Ilustrasi/ Foto: iStock
Share :

JAKARTA - Tahun lalu, jagat maya sempat dihebohkan dengan peretasan sejumlah perusahaan di seluruh dunia. Pelaku yang bertanggung jawab atas sejumlah kejahatan siber ini adalah sebuah kelompok hacker yang menamai diri mereka REvil.

Namun, tiba-tiba saja situs yang mereka kelola tidak dapat dibuka atau menghilang dari dunia maya. Beberapa pemantau mengatakan situs pembayaran dan blog yang dikelola oleh kelompok REvil tiba-tiba tidak bisa diakses pada Selasa (13/07/2021).

 BACA JUGA:Kisah Bayi yang Lahir 15 Menit Usai Ratu Elizabeth II Meninggal, Jadi Bayi Pertama di Era Raja Charles III

Alasan di balik kehilangan ini belum diketahui, namun telah menimbulkan spekulasi bahwa kelompok tersebut sengaja disasar oleh pihak berwenang.

Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Rusia perihal isu kejahatan siber di tahun itu.

Dilansir dari BBC, Kamis (15/9/2022), pada saat itu Presiden AS Joe Biden mengatakan dia membahas masalah ini dengan Vladimir Putin dalam percakapan telepon, setelah membahas masalah tersebut dalam pertemuan tingkat tinggi dengan sang presiden Rusia di Jenewa di bulan sebelumnya.

 BACA JUGA:Tak Terima Istri Digoda, Pria Ini Pukuli Temannya Pakai Balok hingga Tewas

Biden berkata kepada wartawan bahwa ia telah "menjelaskan kepadanya ... kami mengharapkan mereka untuk bertindak" atas informasi dan juga mengisyaratkan bahwa AS dapat melakukan serangan balasan secara langsung pada server yang digunakan untuk penyusupan.

Waktu penutupan situs web pada hari Selasa telah menimbulkan spekulasi bahwa pemerintah AS atau Rusia mungkin telah mengambil tindakan terhadap REvil, meskipun para pejabat sejauh ini menolak berkomentar dan para pakar siber mengatakan hilangnya kelompok peretas secara tiba-tiba adalah hal biasa.

Perkembangan ini terjadi setelah serangkaian serangan ransomware terhadap beberapa perusahaan besar AS tahun ini.

FBI menuduh REvil, juga dikenal sebagai Sodinokibi, berada di balik serangan ransomware terhadap perusahaan pengolahan daging terbesar di dunia JBS bulan Juni 2021.

Kelompok tersebut dianggap prolifik dan mereka meminta uang tebusan dalam bentuk bitcoin untuk serangan yang menyasar perusahaan TI Kaseya dan ratusan perusahaan lainnya di dunia.

Penangkapan Ikan Besar

REvil adalah salah satu geng ransomware paling prolifik dan ditakuti. Jika kelompok tersebut benar-benar tamat, ini bukan hal yang sepele.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya