Buruh Kembali Aksi Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM pada 4 Oktober

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Sabtu 17 September 2022 14:27 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Sementara itu, Iqbal menerangkan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang besarnya150 ribu per bulan selama 6 bulan sifatnya hanya sementara. "Yang disebut BLT sebagai bantalan itu hanya menggarami air laut, menjadi sia-sia," ujarnya.

Di beberapa negara, dengan ron BBM yang lebih baik dibandingkan Pertalie dan solar bersubsidi, kata Iqbal, bisa menjual lebih murah. Iqbal menilai, ada monopoli pengelolaan BBM yang tidak transparan. Sehingga, ada perusahaan yang menjual harga lebih murah, didesak untuk menaikkan harganya.

“Karena itulah, mengapa kemudian partai buruh besama klas pekerja menggelar aksi besar-besaran puluhan ribu buruh pada tangga 4 Oktober,” tegas Iqbal.

Sedangkan terkait omnibus law, kata Iqbal, menjadi faktor menurunnya daya beli dan perlindungan terhadap kelas pekerja. Iqbal menilai omnibus law menyebabkan tidak naiknya upah pekerja selama tiga tahun berturut-turut.

“Dengan inflansi 15% lebih, tahun depan upah sudah dinyatakan tidak naik kembali. Berarti sudah tahun keempat tidak naik upah. Inilah Menteri Tenaga Kerja terpuruk. Tidak mengerti persoalan dan melindungi pengusaha hitam,” ujarnya.

Baca juga: 5.000 Buruh Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Hari Ini, Jokowi: Sampaikan dengan Cara Baik

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya