Deklarasi Capres 2024, Anies: Kewenangannya Ada di Partai Politik

Bachtiar Rojab, Jurnalis
Minggu 18 September 2022 10:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Ist)
Share :

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkait desas-desus dirinya yang akan maju menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Hal itu usai dirinya secara blak-blakan mengungkapkan niatnya tersebut di media asal Singapura.

Anies mengatakan, fokusnya kali ini adalah menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu sebagai Gubernur Jakarta. Itu karena, kata Anies, kewenangan terkait mengusung capres ada di tangan partai politik.

"Proses demokrasi pemilihan dan lain-lain itu kewenangannya bukan di tangan seseorang, tapi ada di tangan partai politik. Jadi, biarkan partai politik berproses, biarkan partai politik melakukan pembentukan koalisi," ujar Anies di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Minggu (17/9/2022).

Anies menambahkan, keputusan tersebut ia percayakan kepada para ahli di dalam tubuh partai politik. Karena, lanjutnya, ia yakin partai tahu betul terkait capres yang mampu memahami kepentingan bangsa.

"Kita lihat dan kami percaya partai-partai politik ini akan mengedepankan kepentingan bangsa, kepentingan negara di dalam mereka menyusun koalisi dan di dalam mereka nanti menentukan calon-calonnya," tuturnya.

"Saya sebagai orang yang baru selesai, nanti nih selesai, sesudah itu nanti kita lihat apakah kemudian saya akan berada di wilayah politik atau wilayah lain, kita lihat besok," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui telah menghadiri acara Silaturahmi Nasional Jenggala Center pada Sabtu (17/9/2022). Acara tersebut digelar tertutup di Hotel JS Luwansa, Jl HR Rasuna Said No. 22, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam acara itu, Anies diundang sebagai pembicara dalam acara bertajuk 'Situasi Politik Menjelang Pemilu/Pilpres Menuju 2024' Anies hadir ke lokasi dengan menggunakan busana kemeja berwarna pink pada pukul 14.32 WIB.

Adapun, acara tertutup tersebut diusung oleh Yayasan Jenggala Center. Yayasan ini dulunya adalah tim pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pada Pemilu 2014.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya