Patih amangkubhumi Aria Tadah lantas mengirimkan mantri amacanagara dan lima orang bekel, masing-masing ditemani lima orang untuk menghajar Kembar. Mereka sedianya bertemu Kembar di tengah hutan, sedang duduk di atas pokok kayu roboh seperti orang yang sedang naik kuda, tangannya memegang cemeti.
Pesan Aria Tadah pun disampaikan kepada Kembar, karena telah mendahului mengepung Sadeng. Kembar pun lantas menyebat dahi urusan dari Aria Tadah dengan cemetinya, tetapi tidak kena, karena utusan itu terhalang oleh pokok kayu.
Di sisi lain, Tribhuwana Tunggadewi yang menyadari ada sengketa itu lantas memberangkatkan tentara Majapahit ke Sadeng yang dipimpin oleh dirinya sendiri. Pada akhirnya peristiwa Sadeng berhasil diselesaikan oleh Tribhuwana Tunggadewi yang memimpin pasukan Majapahit.
(Erha Aprili Ramadhoni)