PAPUA - Jalan masuk menuju kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe masih di blokade oleh pendukungnya di Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Papua.
Meski demikian, aktivitas masyarakat di Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, berjalan seperti biasa di tengah munculnya isu penjemputan paksa lukas enembe oleh KPK.
Massa pendukung hingga kerabat Lukas Enembe masih bertahan menjaga kediaman pribadi Gubernur Papua itu.
Mereka datang untuk memberikan dukungan moril terhadap Lukas Enembe agar dapat melewati persoalan hukum yang diterpanya.
Baca juga: Bertemu Langsung, Komnas HAM Beberkan Kondisi Kesehatan Terkini Lukas Enembe
Saat ini tidak ada tamu lain yang masuk ke kediaman Lukas Enembe, selain kerabat dan pendukungnya.
Sementara itu di pasar tradisional wilayah Koya Tengah aktivitas masyakarat terlihat sepi. Pedagang mengalami kerugian karena sepi pembeli sejak adanya informasi penjemputan paksa Lukas Enembe tersebut.