Tujuan Kudeta Berdarah di Balik Pemberontakan G30SPKI

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Jum'at 30 September 2022 07:01 WIB
Tangkapan layar film G30SPKI (Foto: Tangkapan layar)
Share :

Sesuai dengan cita-cita partai, PKI berusaha menggulingkan pemerintahan Soekarno dalam rangka membentuk pemerintah komunis sebagai bentuk upaya dalam perwujudan masyarakat komunis.

Adapun pembunuhan 7 jenderal Angkatan Darat (AD) didasarkan atas konflik antara PKI dengan TNI AD. Permusuhan saat PKI mengusulkan pembentukan angkatan kelima selain TNI -AD, TNI-AU, TNI-AL, dan Polisi pada tahun 1965.

Usul ini tentunya ditolak oleh pihak militer, terutama TNI AD yang semakin memperkeruh hubungan keduanya. Oleh karena itu, untuk mengamankan posisi partai dalam pemerintahan, para simpatisan PKI berusaha menyingkirkan para petinggi Angkatan Darat dengan menculik dan membunuhnya.

Kronologi G30SPKI 

Tercatat, PKI setidaknya sudah melakukan 3 kali pemberontakan di Indonesia. Pemberontakan pertama dilakukan pada tahun 1926-1937, di mana para anggota PKI melakukan serangan di wilayah Banten dan Silungkang. Namun, pemberontakan ini dianggap sebagai salah satu upaya bangsa Indonesia dalam melawan kolonialisme Belanda.

Pemberontakan kedua dikenal sebagai Pemberontakan Madiun yang terjadi pada 1948. PKI yang saat itu dipimpin oleh Muso bercita-cita mendirikan Republik Soviet Indonesia, namun pemberontakan ini berhasil ditangani oleh Pemerintah Indonesia.

Usai tragedi berdarah tersebut, PKI kembali muncul pada 1950 dan menghimpun suara masyarakat Indonesia. Pengaruh PKI dalam kehidupan masyarakat terus meluas di kalangan buruh, petani, seniman, intelektual, hingga TNI. Konsep demokrasi terpimpin dan doktrin Nasakom yang diusung Soekarno membuat kekuatan PKI semakin besar. Hal ini dimanfaatkan oleh DN Aidit untuk menguasai catur politik Indonesia. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya