TAPANULI UTARA - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Bonggas Pasaribu mengatakan, selain mengakibatkan satu orang meninggal dan beberapa orang terluka, gempa dengan magnitudo 5,8 yang terjadi pada Sabtu dini hari juga menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum.
Bonggas mengatakan bahwa, gempa bumi memicu terjadinya kebakaran kios, menyebabkan tanah longsor dan badan jalan rusak, serta mengakibatkan kerusakan rumah warga dan tempat ibadah.
BACA JUGA:Bocah 6 Tahun, Korban Penganiayaan oleh Ibu Angkat, Akhirnya Dipertemukan dengan Ibu Kandungnya
Tempat ibadah yang rusak akibat gempa antara lain Gedung HKBP Tarutung Kota di Kota Tarutung. Selain itu, tidak sedikit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.
"Sepanjang 50 hingga 60 meter badan jalan menuju kawasan wisata Salib Kasih juga tertutup material tanah longsor setinggi tiga meter," kata Bonggas dikutip dari Antara, Sabtu (1/10/2022).
BACA JUGA:Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Ia menambahkan, pemerintah kabupaten mengerahkan alat berat untuk membersihkan longsoran tanah di kawasan wisata Salib Kasih.
Menurut dia, gempa juga menyebabkan kerusakan seratusan meter bagian jalan di Desa Simorangkir, Kecamatan Siatasbarita, serta seratusan meter bagian jalan di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung.
"Saat ini kita masih terus mendata kerusakan yang timbul akibat gempa bumi," katanya.