Datangi MTsN 19 Cilandak, Menko PMK: Sudah Waktunya untuk Dibenahi

Muhammad Farhan, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2022 10:22 WIB
Menko PMK, Muhadjir Effendy datangi MTsN 19 Cilandak (foto; istimewa)
Share :

JAKARTA - Pascaperistiwa robohnya tembok sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy datang meninjau langsung lokasi.

Menko Muhadjir secara langsung melihat keseluruhan lokasi sekolah yang juga terdampak banjir di seluruh kelas, sekaligus memantau tembok yang rubuh menimpa tiga siswa hingga meninggal dunia tersebut.

"Karena minatnya tinggi di sekolah ini, kebetulan dari 1.000 yang daftar, yang diterima cuman 180. Jadi saya kira tempat ini harus ditangani lebih utuh termasuk bagaimana supaya tidak jadi langganan genangan air," ujar Muhadjir kepada awak media saat ditemui di lokasi, Jumat (7/10/2022).

 BACA JUGA:Bangunan MTsN 19 Jakarta Roboh Diterjang Banjir, Ini Biang Keroknya

Menko Muhadjir menjelaskan, lokasi MTS N 19 Pondok Labu ini memang daerah yang rutin alami banjir. Menurutnya, situasi tersebut memperparah kondisi sekolah karena kontur wilayahnya yang berbentuk cekungan.

"Ini karena daerah banjir, dan kebeteulan daerah cekungan sehingga tempat ini menerima aliran dari banyak penjuruh masuk ke wilayah ini," terang Muhadjir.

 BACA JUGA:3 Siswa MTsN 19 Jakarta Tewas, Perkuat SOP Bencana di Sekolah!

Untuk itu, Menko Muhadjir menegaskan dirinya hendak berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) guna menata perbaikan lingkungan sekitar sekolah tersebut. Selain itu, ia menegaskan hendak berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Agama guna menindaklanjuti perbaikan sekolah dengan segera.

"Karena itu akan saya koordinasikan dengan pak Dirjen Kemenag, bersama pemerintah DKI, yang ada tanah pemprov DKI yang disebelah ini mungkin bisa kita nego untuk bisa digunakan agar lahan yang sempit ini bisa diperluas, dan bangunannya sudah cukup tua, sejak 1997. Sudah waktunya untuk dibenahi secara lebih drastis," tegas Muhadjir.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya