Tim Medis Indonesia Tangani 253 Warga Terdampak Banjir Pakistan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 11:23 WIB
Tim Medis Indonesia menangani sebanyak 253 warga terdampak banjir Pakistan. (BNPB)
Share :

JAKARTA - Tim Medis Indonesia memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga Pakistan terdampak banjir di wilayah Tehsil Jhudo, Distrik Mirpur Khas, Provinsi Sindh, Pakistan, pada Selasa (11/10/2022). Sebanyak 253 orang menjadi pasien di hari pertama.

Pelayanan kesehatan berlangsung di tenda kesehatan yang dikelola Dinas Kesehatan Distrik Mirpur Khas. Tenda yang berada di pos pengungsian memiliki fasilitas, seperti tempat pendaftaran, pemeriksaan fisik, pemeriksaan kehamilan, dan pemeriksaan laboratoriun sederhana (malaria, gula darah, kolesterol), farmasi lapangan hingga pemeriksaan pasien.

Salah satu personel Tim Media Indonesia, Dokter Aminuddin Harahap menyebutkan, 200 pasien memeriksakan diri pada hari ini. Tim Medis Indonesia menyiagakan beberapa dokter dengan spesialisasi berbeda.

“Lima besar penyakit yang diderita warga antara lain ISPA, penyakit kulit, diare, dyspepsia dan hipertensi,” ujar dr Aminuddin, dokter Neonatologist dari TNI Angkatan Laut, dalam siaran pers BNPB, Rabu (12/10/2022).

Setelah memeriksa pasien, dokter akan membuatkan resep obat yang selanjutnya disiapkan apoteker yang menunggu di sisi lain di dalam tenda.

Ia menambahkan, selain dokter dari Indonesia, dokter dan tenaga medis setempat memanfaatkan tenda kesehatan di wilayah tersebut.

Sementara itu, personel Tim Medis Indonesia lainnya ada yang memberikan pelayanan kesehatan secara mobile. Pada Selasa (11/10), tim yang didukung dinas kesehatan setempat dan organisasi non-pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada 53 pasien.

Pelayanan medis bergerak ini bertujuan untuk menjangkau titik-titik pengungsian yang tersebar di Distrik Mirpur Khas. Berdasarkan data dinas kesehatan setempat, sebanyak 40 titik pengungsian berada di wilayah tersebut. Tenda kesehatan di Tehsil Jhudo merupakan salah satu pos pengungsian besar.

Dinas Kesehatan Mirpur Khas menyebutkan, sebanyak 25.000 warganya tercatat mengungsi saat banjir berlangsung. Sebagian dari mereka telah kembali ke tempat tinggalnya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mirpur Khas dr Muhammad Juman Bahoto saat menerima Tim Medis Indonesia pada Senin (10/10/2022).

Pelayanan kesehatan di tenda maupun mobile di wilayah Distrik Mirpur Khas mendapatkan pengamanan dari pihak keamanan Pakistan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya