MAROKO - Seorang imam masjid yang tidak disebutkan namanya di Maroko meninggal dunia saat menyampaikan khotbah dan berbicara tentang kehidupan setelah kematian.
Newsbreak melaporkan ulama itu terlihat pelan-pelan terjatuh saat para jemaah berjuang untuk menyadarkannya. Kejadian itu diketahui secara pasti kapan terjadi.
Menanggapi kematian Imam itu, Sheikh Sajid Umar kelahiran Inggris menulis komntarnya di Facebook.
Baca juga: Innalillahi, Dua Imam Masjid di Inggris Meninggal Akibat Terinfeksi COVID-19
“Dari video, Anda dapat melihat bagaimana dia diberkati untuk belajar tentang kepergiannya dari kehidupan ini saat dia mulai memanggil 'sakaraat' dan kemudian mengangkat jari dan mengumumkan Syahadat! Allahu Akbar,” tulisnya.
Baca juga: 8 Kisah Meninggal ketika Ibadah di Masjid: Saat Sholat hingga Memimpin Pengajian
“Semoga Allah menjaga kita dalam ketaatan-Nya dan memberi kita akhir yang baik! Amin!,” lanjutnya.
Sebagai informasi, kematian dalam Islam adalah akhir dari kehidupan duniawi dan awal dari kehidupan akhirat. Hal ini dilihat sebagai pemisahan jiwa dari tubuh.
Islam mengajarkan bahwa ada kehidupan setelah kematian, dan ini dikenal sebagai Akhirat. Dalam Islam, Allah (Tuhan) yang memutuskan kapan seseorang meninggal dan kebanyakan Muslim percaya bahwa ketika mereka meninggal, mereka akan tinggal di liang lahat sampai Yawm al-din, atau Hari Pembalasan.