Sejarah Penemuan Mesin Uap, Berawal dari Bola Besi di Mesir

Nadilla Syabriya, Jurnalis
Kamis 20 Oktober 2022 11:42 WIB
James Watt. (Foto: Wikipedia)
Share :

JAKARTA – Mesin uap merupakan sebuah mesin yang menggunakan energi panas dalam uap air yang menjadi energi mekanis. Biasanya, mesin ini ditemukan pada pompa, lokomotif dan kapal laut. 

Melansir dari Live Science, Cikal bakal mesin uap berasal dari abad pertama masehi saat aeolipile dikenalkan pertama kalinya oleh Hero dari Alexandria. Aeolipile adalah alat berbentuk bola besi berisi air. Aeolipile memiliki dua buah cerobong berbentuk ‘L’ di dua sisi yang berseberangan. Bola besi ini kemudian dipanaskan sampai airnya mendidih dan uap yang keluar dari cerobong akan memutar bola besi tersebut.

BACA JUGA: Penemu Lampu Thomas Alva Edison, Sempurnakan Penemuan Lampu Busur Listrik 

Kegunaan aeolipile ini belum begitu praktis untuk kebutuhan manusia. Melainkan hanyalah sebuah mainan untuk memeragakan kekuatan alam pada saat itu. Walau hanya sebagai ornamen hiasan, ternyata aeolipile merupakan cikal bakal penggunaan tenaga uap untuk menggerakan mesin di kemudian hari.

Penemuan mesin tenaga uap berikutnya lahir dari tangan seorang teknisi militer dan tambang Spanyol, bernama Jeronimo de Ayanz pada 1606. Ayanz menggunakan mesin uap untuk mengeluarkan gas beracun dan air banjir dari tambang dengan menggunakan tekanan uap.

Ayanz mendidihkan air di sebuah wadah dengan menempatkan dua pipa kecil, satu ke dalam tambang, dan satu lagi ke udara bebas. Kemudian air akan mendidih menghasilkan uap. Nah, uap tersebut akan keluar mendorong ke udara bebas, sedangkan pipa yang berada dalam tambang akan menghasilkan efek hisap yang kuat untuk mengeluarkan gas beracun mengikuti uap ke udara bebas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya