Namun bukan hanya militan, pengacau dan penyelundup yang merusak situs arkeologi di Irak.
Pasukan AS dan sekutunya juga merusak reruntuhan Babilonia ketika situs rapuh itu digunakan sebagai kamp tentara setelah AS menginvasi Irak pada 2003.
Sebuah laporan badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Unesco pada 2009, pihaknya menemukan pasukan dan sekutunya telah menyebabkan kerusakan besar pada kota akibat menggali, memotong, menggores, dan meratakan.
(Susi Susanti)