JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Mutasi itu melibatkan 17 perwira tinggi Polri.
Berikut 5 fakta mengenai mutasi 17 jenderal, sebagaimana dirangkum pada Kamis (20/10/2022) :
dan ST/2224/X/KEP./2022.
1. Berdasarkan Surat Telegram
Mutasi kali ini berdasarkan dua Surat Telegram. Pertama, surat telegram dengan nomor 2223/X/KEP./2022.
Surat Telegram Nomor: 2223/X/KEP./2022 itu mengenai tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri, Teddy Minahasa dimutasi dari Kapolda Sumatera Barat menjadi perwira tinggi pelayanan masyarakat (Pati Yanma)
Posisi Kapolda Jatim selanjutnya diisi Irjen Pol Toni Harmanto yang sebelumya menjabat Kapolda Sumsel. Kapolda Sumsel kemudian dipercayakan kepada Irjen Albertus Rachmad Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolda Jambi.
Selanjutnya, Irjen Rusdi Hartono yang merupakan Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri yang semula dimutasikan sebagai Kapolda Sumsel, diubah menjadi Kapolda Jambi.
2. Mutasi 12 Jenderal
Selanjutnya, mutas berdasarkan surat telegram dengan nomor 2223/X/KEP./2022. Telegram ini mengenai Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.
Berikut daftar 12 jenderal yang dimutasi berdasarkan surat telgram nomor 2223/X/KEP./2022
1. Irjen Pol Rikwanto, Kapolda Kalsel dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Jemen Ops Itwasum Polri.
2. Brigjen Pol Andi Rian R Djajadi, Dirtipidum Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kalsel.
3. Irjen Pol Asep Suhendar, Kapolda DIY dimutasikan sebagai Pati Polda DIY (dalam rangka pensiun).
4. Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kakorbinmas Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda DIY.
5. Irjen Pol Hary Sudwijanto, Pati Bareskrim Polri (penugasan pada BPN) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kakorbinmas Baharkam Polri.
6. Irjen Pol Mulyatno, Kapolda Sulut dimutasikan sebagai Pati Polda Sulut (dalam rangka pensiun).