Pengurus PSSI Tak Mundur Terkait Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Bisa Dianggap Amoral

Eka Setiawan , Jurnalis
Sabtu 22 Oktober 2022 22:09 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)
Share :

 

Mahfud menambahkan, soal hasil tes laboratorium tidak berpengaruh dengan kesimpulan TGIPF. Sebab, meninggalnya ratusan korban itu karena panik dan berdesakan keluar stadion setelah pelepasan tembakan gas air mata.

"Bukan kimianya tapi penembakannya membuat mata perih, napas sesak, panik, berdesakan, mati. Nanti hasil tidak bicara kandungan kimia, tidak penting. Karena kematian jelas karena desak-desakan," ujar Mahfud.

BACA JUGA: Komnas HAM : Gas Air Mata Jadi Penyebab Utama Tragedi Kanjuruhan! 

Mahfud menilai hasil laboratorium itu perlu ketika proses hukum pidananya berjalanan. Ini juga sesuai rekomendasi TGIPF. Sekedar diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi 1 Oktober 2022 malam usai laga Arema FV vs Persebaya. Sejauh ini ada 134 korban meninggal dunia, ratusan luka-luka. Polisi telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka, 3 di antaranya anggota Polri.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya