Silat ini mengajarkan pertempuran tangan kosong dan tenaga dalam yang berasal dari dalam tubuh sendiri, dengan menggunakan teknik olah napas. Hal ini tentu ditakuti oleh warga asing.
Selain itu beladiri ini melatih para tentara untuk bergerak cepat. Terutama ketika melancarkan operasi dan menghadapi serangan lawan.
Terbukti, dengan mempelajari beladiri silat membuat anggota Kopassus sangat lihat di arena tempur. Teknik getaran dalam beladiri Indonesia ini bahkan bisa membantu melacak korban bencana alam.
2. Ilmu Kanuragan
Tentara penjajah mengatakan bahwa militer Indonesia menggunakan ilmu mistis. Sejatinya, militer Indonesia membekali diri dengan ilmu kanuragan. Ilmu kanuragan merupakan ilmu yang memanfaatkan tenaga dalam.
Banyak orang mempelajari ilmu kanuragan untuk tujuan tertentu. Salah satunya bertujuan untuk melindungi diri dari serangan orang lain. Dengan mempelajari ilmu kanuragan, Kopassus Indonesia dapat dengan mudah menghadapi para penjajah. Tentara Indonesia bahkan kebal terhadap serangan senjata tajam.
Tentara asing mengaitkan ilmu kanuragan dengan ilmu mistis Indonesia. Ilmu sakti ini sangat kental di tengah-tengah masyarakat Jawa atau kejawen.