"Anaknya pendiam, juga enggak pernah keluyuran. Baru kali ini diajak nonton Arema sama teman - temannya. (Teman-teman yang lain), baik-baik saja, yang kena dampaknya cuma Farzah saja," jelasnya.
Kini sepeninggal Farzah, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak Aremania. Pihak keluarga ikhlas menerima kepergian pria 20 tahun ini ke tempat peristirahatan terakhirnya.
"Pihak keluarga menyerahkan ke tim Arema, yang mengurusi tentang permasalahan hukum tentang tragedi ini," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, korban ke-135 tragedi Kanjuruhan Malang atas nama Farzah Dwi dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam (23/10/2022) pukul 22.50 WIB. Korban sempat menjalani perawatan di ruang ICU Incovit pasca hasil tes swab PCR-nya dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Oktober 2022.
(Erha Aprili Ramadhoni)