Gegara Fitnah, Pejabat Keagamaan Diusir Raja Majapahit dari Istana

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 29 Oktober 2022 06:02 WIB
Raja Majapahit, Hayam Wuruk (foto: dok wikipedia)
Share :

Konon fitnah dari kaum bangsawan ini didengar oleh raja Majapahit yang berakibat pemecatan sebagai kepala urusan agama Buddha di kraton Majapahit. Namun belum diketahui siapa yang memfitnah Prapanca.

Ia pun memilih untuk tinggal di dusun dan merasa kesepian. Hal ini diperparah dengan ketiadaan teman - temannya yang sama sekali tidak menjenguknya. Alhasil Prapanca memilih untuk bertapa menurut ajaran sang Buddha. Ia masuk ke dalam hutan untuk bertapa di lereng gunung.

Dijelaskan Prapanca tinggal dan bertapa di Kamalasana, di lereng gunung. Kakawin Negarakertagama pun mulai disusunnya selama dari pertapaannya. Kala itu ia sama sekali tak mengharapkan persebaran Kakawin Negarakertagama di istana Majapahit, karena tempatnya jauh dari kota di lereng gunung.

Prapanca hanya bersyukur apabila kakawin ini bisa sampai di tangan Raja Hayam Wuruk. Melalui kakawin ini ia ingin menyampaikan rasa setia baktinya kepada raja. Tak hanya itu, Prapanca bermaksud menjelaskan mengenai kronologi fitnah yang menimpanya.

Tapi kendati telah difitnah dan diusir oleh raja, Prapanca yang konon menggunakan nama samaran saat berada di dusun tak menaruh dendam sama sekali terhadap baginda raja.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya