Segera setelah itu, Putin menjadi penasihat Sobchak, walikota St. Petersburg pertama yang terpilih secara demokratis. Dia dengan cepat memenangkan kepercayaan Sobchak dan dikenal karena kemampuannya untuk menyelesaikan sesuatu; pada tahun 1994 ia telah naik ke jabatan wakil walikota pertama.
Lalu, ptahun 1996 Putin pindah ke Moskow, di mana ia bergabung dengan staf kepresidenan sebagai wakil Pavel Borodin, kepala administrator Kremlin. Putin tumbuh dekat dengan sesama Leningrader Anatoly Chubais dan naik ke posisi administratif. Pada Juli 1998 Pres Boris Yeltsin mengangkat Putin sebagai direktur Layanan Keamanan Federal (FSB; penerus domestik KGB), dan tak lama kemudian ia menjadi sekretaris Dewan Keamanan yang berpengaruh.
Lalu, pada 26 Maret 2000, Vladimir Putin memenangi Pemilu Presiden Rusia. Pria yang sebelumnya menjadi Perdana Menteri (PM) Rusia itu menggantikan posisi Boris Yeltsin.
Pada pemilu tersebut, Putin mendapat 52,94 persen suara. Kemenangan itu membuatnya secara resmi menjabat sebagai presiden pada 7 Mei 2000. Hebatnya, saat itu Putin maju sebagai calon independen dan tidak mendapat dukungan partai mana pun.
Selain menjadi Presiden Rusia, Putin kini menjadi Ketua Umum Rusia Bersatu. Itu merupakan sebuah partai politik yang menguasai parlemen di Rusia sebanyak 70 persen. Hal tersebut sudah terjadi sejak April 2008.